"My english communication skill is bad. I can't express it into good sentences. I worry about it. Gimana nih?"
One of team members frequently told us about his worriness. Okay, It's a part of dynamic team. Some weaknesses of its members, including English communication skills, must be anticipated rightly to keep the team performance. There must be a way to keep the team solidity also.
Apa yang harus saya lakukan untuk mengantisipasinya? Pertama, menyadarkan rekan saya bahwa bahasa inggris yang buruk mungkin menjadi penghalang keberhasilan tim mempresentasikan rencana bisnis. Namun demikian, kita harus melakukan strategi jitu untuk memanipulasi persepsi juri mengenai kelemahan ini. Siapa yang tampil sebagai pembuka, siapa yang akan mengambil alih bila ada kesalahan dalam menyampaikan, dan siapa yang akan menebarkan kata-kata kunci, dalam kondisi tim dengan kemampuan bahasa inggris rata-rata memang memerlukan taktik jitu. Apalagi di sebuah kompetisi.
Kedua, terus berlatih, berlatih, dan berlatih. Bahasa inggris yang buruk tentu saja tidak akan bisa diatasi dengan hanya mengeluh, mengeluh dan mengeluh. Menyatakan di depan rekan-rekan lainnya secara jujur dan nada mengeluh, bagi saya adalah suatu pernyataan yang berbahaya. Memang harus diakui, tapi bukan berarti tidak dapat diatasi kan? Berlatih bisa dengan mengucapkan kalimat-kalimat yang akan dipresentasikan berulang-ulang. Anda mau mengulangnya berapa kali? 100 kali? 200 kali? 400 kali? 1000 kali? Lakukan saja!
Ketiga, menghapus kekhawatirannya bahwa juri akan mengkritisi bahasa inggris yang mungkin tidak dimengerti. Selama saya mengikuti kuliah, kompetisi. maupun bercakap-cakap dengan rekan-rekan bule or rekan-rekan satu kursus bahasa inggris..mereka tidak akan dengan mudah mengatakan "bahasa inggrismu buruk!". Bila ada, biasanya mereka telah saya minta untuk melakukan koreksi atas pengucapan, kecepatan, maupun susunan kata-katanya.
Dan terbukti! Para juri tidak mengatakan hal tersebut. Ketika istirahat siang, saya pun berbincang dengan salah seorang juri meminta pendapatnya mengenai presentasi kami. "Ya, sudah cukup bagus. Namun, kamu ngomongnya kecepeten". Ada beberapa komentar lainnya, tapi tidak begitu terkait dengan bahasan ini.
Nah, ini yang lebih penting. Milikilah sikap bahwa anda memang bisa bila anda mau untuk terus berlatih kapanpun anda mau. Permasalahannya adalah bila anda tidak merancang secara serius untuk mengantisipasi kelemahan tersebut, maka bisa jadi kelemahan itu akan tetap melekat pada diri anda. Kunci utamanya adalah terus berlatih, berlatih, dan berlatih. Dengarkan, ucapkan, tuliskan, diskusikan dan evaluasilah kemampuan komunikasi anda dalam berbicara bahasa inggris. Jadi, selamat berlatih sobat!
Recent Comments